Yang pertama ialah Iman yang sempurna,iman & taqwa adalah sumber yang utama kehidupan insan.man yang sempurna mesti ada pada setiap individu yang akan membangun atau berjuang dalam bidang apa saja.Kebanyakan manusia telah melupakan dan tidak memepudulikan hal penting ini.
Ingin membangun,ingin mewujudkan keamanan,ingin berekonomi,semua mesti dibangun atas dasar taqwa.Tidak benar kalau kita ingin berekonomi,kita hanya bangunkan enkonomi saja.Maka akan terjadilah pembangunan ekonomi yang maju etapi insaniah manusianya rusak.
Kedua yaitu Perpaduan & Kasih Sayang,itu adalah unsur terpenting kedua sebagai tapak dalam perjuangan atau pembangunan.Ukhuwah juga turut menentukan kuat atau lemahnya sebuah perusahaan atau jemaah perjuangan itu.Oleh karena itu bagi setiap pejuang hendaklah msaing-masing merasa bertanggung jawab untuk membangun ukhuwah sekaligus memperaktekkannya dalam kehidupan sehari-hari serta berkorban bersungguh-sungguh dalam membangun dan mengukuhkannya.
Friday, 14 September 2012
Thursday, 30 August 2012
Tujuan Berekonomi Dalam Islam
Sebelum memulai suatu proyek/kegiatan ekonomi setiap orang mesti memahami dan menghayati tujuan berekonomi,sehingga dapat bekerja dengan efesien dan terutama untuk mendapatkan rahmat,kasih sayang dan bantuan dari Allah.
Menurut Abuya Ayeh Imam Ashaari Muhammad Attamimi,ada sepuluh tujuan berokonomi yaitu sebagai berikut:
Menurut Abuya Ayeh Imam Ashaari Muhammad Attamimi,ada sepuluh tujuan berokonomi yaitu sebagai berikut:
- Dengan ekonomi tersebut,kita ingin melahirkan kehidupan islam dalam berekonomi.
- Dengan memiliki harta memudahkan kita mengerjakan ibadah asas.
- Untuk membangun fardhu kifayah di bidang ekonomi sehingga terhapus dosa bersama.
- Untuk memberikan layanan kepada masyarakat(Public service)
- Untuk dapat berdikari dan tidak bergantung kepada orang lain,terutama kepada bukan orang islam.Dengan itu kita merdeka.
- Untuk pemanfaatan,efesiensi dan efektivitas sumber daya khususnya sumber daya alam yang kalau dibiarkan,kita akan berdosa.
- Untuk menghindari terjadinya monopoli atas sumber daya alam oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi atau golongan.
- Untuk membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
- Untuk mensyukuri nikmat dari Allah.
- Untuk menjadi manusia yang sebaik-baiknya melalui pemberian kebaikan kepada masyarakat.
Subscribe to:
Posts (Atom)